Home Manggarai 9 Ibu Rumah Tangga Diketahui Berkontak dengan Warga Positif Corona

9 Ibu Rumah Tangga Diketahui Berkontak dengan Warga Positif Corona

Penulis: Christo Lawudin/ Editor: Arkian Biaf

183
0
SHARE
9 Ibu Rumah Tangga Diketahui Berkontak dengan Warga Positif Corona

Keterangan Gambar : Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Manggarai Lody Moa


Ruteng, Flores Pos — Sebanyak sembilan (9) ibu rumah tangga di Desa Wae Rii, Kecamatan Wae Rii, Kabupaten Manggarai, diketahui berkontak langsung dengan KFJ (29), warga yang dinyatakan positif corona berdasarkan hasil pemeriksaan swab. Sembilan ibu itu diketahui berkontak langsung dengan KFJ berdasarkan hasil pelacakan para petugas medis dari Puskesmas Timung bersama dari petugas dari Dinas Kesehatan Manggarai.

Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Manggarai Lody Moa, dalam rilis terbaru yang diterima wartawan, Kamis (21/5/2020) mengatakan, serangkaian tindakan dilakukan Satgas bersama unsur Dinas Kesehatan pasca diketahuinya hasil swab yang positif untuk Manggarai akhir pekan lalu. Dalam penelusuran detail, KFJ selalu pulang rumah di Desa Wae Rii dan pernah mengunjungi orang tuanya di Lalong, Kecamatan Wae Rii. Dalam penelusuran para petugas Puskesmas Timung, diketahui sebanyak 9 ibu pernah berkontak dengan KFJ.

"Sementara baru diketahui 9 ibu rumah tangga yang berkontak dengan yang bersangkutan. Kontak itu diketahui sebelum yang bersangkutan belum masuk karantina di Wisma Atlet Stadion Golo Dukal," katanya.

Dikatakan, tindakan cepat diambil para petugas medis. Para ibu tersebut langsung diperiksa kesehatannya dan untuk memastikan keadaan awal, dilakukan rapid test. Hasilnya, sembilan ibu rumah tangga itu non reaktif. Walaupun demikian,  para ibu itu tetap dalam pemantauan dan pengawasan.

Menurutnya, pelacakan lanjutan dilakukan pada orang tua KFJ di Lalong. Pelacakan ke Lalong harus dilakukan karena yang bersangkutan pernah mengunjungi orang tuanya. Dalam kunjungan itu, KFJ berkontak dengan tiga orang, yakni ayah, ibu, dan seorang adiknya. Tiga orang itu telah menjalani protap pemeriksaan kesehatan dan rapid test oleh para petugas dari Puskesmas Bangka Kenda. Hasilnya, non reaktif. Dengan demikian, ada 12 orang yang berkontak dengan KFJ dan semuanya telah menjalani protap protokol kesehatan.

Untuk pencegahan yang lebih luas, lanjut Jubir Lody Moa, Satgas bersama aparat Dinas Kesehatan akan melakukan pelacakan  massal untuk masyarakat di Wae Rii dan Lalong. Pelacakan nantinya akan diikuti dengan pemeriksaan kesehatan dan rapid test. Bila perlu, nantinya juga dilakukan pemeriksaan swab bagi masyarakat karena riwayat warga yang positif itu. Hal itu perlu dilakukan untuk kenyamanan masyarakat.

Sebelumnya, Bupati Deno Kamelus mengatakan, dalam situasi sekarang masyarakat harus tetap tenang dan tidak panik berlebihan. Hal itu penting agar secara mental tetap kuat menghadapi pandemi corona. Dalam suasana itu, protokol kesehatan tetap harus ditaati dan dilaksanakan guna mencegah dan memutuskan mata rantai penyebaran corona.

"Kita semua harus taat dan ikuti protokol kesehatan. Untuk yang praktis, kita harus pakai masker, jaga jarak, tidak kumpul-kumpul, dan budayakan hidup bersih," katanya.*