Home Advertorial Berkat JKN-KIS, Operasi Miom Tanpa Dikenakan Biaya

Berkat JKN-KIS, Operasi Miom Tanpa Dikenakan Biaya

Kesaksian Nyata Peserta JKN-KIS di Ende

266
0
SHARE
Berkat JKN-KIS, Operasi Miom Tanpa Dikenakan Biaya

Keterangan Gambar : Katharian Mode (47), peserta JKN-KIS di yang sembuh dari sakit miom tanpa mengeluarkan biaya sedikit karena dikover JKN-KIS.

Ende, Jamkesnews — Katharian Mode (47) adalah seorang karyawan di Percetakan Arnoldus Ende, Pulau Flores. Sebagai karyawan tentu saja Rien sapaan akrabnya memiliki kegiatan yang banyak dan pekerjaannya yang mengharuskan jalan ke mana saja untuk melakukan promosi terkait produk di perusahaannya. Pekerjaan ini dilakukan setiap hari dan tanpa disadari Rien lupa untuk menjaga kesehatannya.

Suatu ketika, Rien jatuh sakit dan mengharuskannya untuk dirawat inap di rumah sakit. Setelah diperiksa oleh dokter, Rien harus menjalani pemeriksaan laboratorium lengkap. Dalam hasil pemeriksaan laboratoriumnya, dokter memvonis Rien menderita miom.

"Saat saya divonis menderita miom, saya merasa bimbang dan sedih yang luar biasa. Saya pikirkan suami dan anak-anak. Namun dengan dukungan suami dan keluarga besar, saya pun kuat dan bersemangat dalam menjalani pengobatan," ujar Rien.

Rien yang bertempat tinggal di Jalan Melati menjalani pengobatan tanpa khawatir soal biaya pengobatan karena seluruhnya sudah dikover Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

“Dari dulu saya selalu rutin bayar iuran JKN-KIS karena dari dulu saya memahami Program JKN-KIS ini untuk semua orang, bukan hanya untuk diri saya sendiri. Kini saya rasakan manfaat dari Kartu Indonesia Sehat. Karena didiagnosa miom, maka saya harus segera menjalani operasi. Tentu saja, jika saya tidak menggunakan JKN-KIS, maka biaya yang dikeluarkan bisa puluhan juta bahkan hingga ratusan juta. Dengan JKN-KIS, saya tidak keluarkan biaya sepeser pun," tambah Rien.

Rien menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Ende. Selama menjalani perawatan, Rien dilayani dengan maksimal.

“Saya dilayani dengan baik di rumah sakit. Dokter dan perawat sangat ramah dan merawat saya dengan baik. Hal inilah yang membuat saya nyaman menjalani pengobatan. Puji Tuhan, kini saya telah dinyatakan sembuh,” Ucap Rien.

“Saya berharap seluruh masyarakat marilah bergabung menjadi peserta JKN-KIS dan selalu membayar iuran tepat waktu sebelum tanggal 10 setiap bulannya. Terima kasih JKN-KIS karena telah menjadi penolong bagi kami yang membutuhkan,” tutup Rien. (ay/PR)