Home Manggarai Barat Internet Labuan Bajo Buruk, Kedutaan Mengadu ke Menteri Kominfo

Internet Labuan Bajo Buruk, Kedutaan Mengadu ke Menteri Kominfo

897
0
SHARE
Internet Labuan Bajo Buruk, Kedutaan Mengadu ke Menteri Kominfo

Keterangan Gambar : Suasana rapat Banggar (Badan Anggaran) di DPRD Mabar di Labuan Bajo, Jumat (22/11). Foto andre durung.

Labuan Bajo, Flores Pos — Buruknya jaringan internet di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) belakangan ini menjadi bahan pembicaraan wisatawan dan juga kedutaan negara-negara sahabat di Jakarta. Buruknya jaringan internet di Labuan Bajo  diadukan kedutaan asing di Jakarta kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia (RI) di Jakarta. Labuan Bajo selain berstatus ibu kota Mabar, juga sebagai kota wisata internasional.

Hal itu disampaikan Ketua DPRD Mabar, Edistasius Endi pada sidang Badan Anggaran (Banggar) DPRD Mabar,  Jumat (22/11/2019).

Rapat diikuti anggota dewan dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mabar dipimpin Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan (Asisten II), Martinus Ban.

Ketua DPRD, Edi Endi meminta Pemkab Mabar, melalui Dinas Kominfo segera membenahi masalah internet di Mabar.

“Barang ini  (internet) kebutuhan vital, karena Mabar daerah  pariwisata. Internet, telepon dan lain sebagainya sangat penting di era modern sekarang, termasuk bagi para turis. Apa masalahnya dengan internet di Labuan Bajo dan Mabar umumnya selama ini? Kita di sini selama ini sepertinya biasa saja dengan internet. Tapi di pusat sana (Jakarta) ternyata banyak kedutaan mengadu ke Kementerian Kominfo. Tentu ada laporan ke kedutaan masing-masing dari turis-turis yang datang ke Labuan Bajo selama ini. Apa masalahnya dengan internet kita selama ini ," kata Endi.

Menanggapi Endi, Kepala Dinas (Kadis)  Kominfo Mabar, Dominikus Damsut mengatakan, berkaitan dengan internet, telepon dan sejenis lainnya adalah kewenangan pihak PT Telekomunikasi (Telkom). Salah satu masalah selama ini adalah listrik, khusus terkait tower-tower. Sesuai saran dari pusat bahwa listriknya harus dari PLN, tidak bisa pakai genzet.

Ketua DPRD Mabar, Edi Endi tidak menerima penjelasan dan jawaban Kadis Kominfo Mabar.

"Pa Kadis, wisatawan tak peduli dengan alasan itu. Mereka hanya tahu bahwa itu urusan pemerintah. Karenanya, segera benahi ini barang. Komunikasikan dengan Telkom," katanya.

Tidak hanya itu, Pemkab Mabar juga diminta rajin melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pihak Kementerian Kominfo.

“Sebab urusan komunikasi adalah kewenangan Pempus. Ini vital,” kata Endi.

Penulis: Oleh Andre Durung
Editor: Anton Harus