Home Ngada Pilkada Ngada, Demokrat Dukung Paulus Soliwoa dengan Syarat

Pilkada Ngada, Demokrat Dukung Paulus Soliwoa dengan Syarat

Penulis: Wim de Rozari / Editor: Avent Saur

345
0
SHARE
Pilkada Ngada, Demokrat Dukung Paulus Soliwoa dengan Syarat

Keterangan Gambar : Paulus Soliwoa dan Gregorius Upi Dheo


Riung, Flores Pos — Partai Demokrat memberikan dukungan kepada Bupati Ngada saat ini, Paulus Soliwoa, untuk maju sebagai bakal calon bupati Ngada pada pilkada serentak 9 Desember 2020 nanti.

Dukungan tersebut diwarnai dengan syarat bahwa bakal calon wakil bupati yang mendampingi Paulus Soliwoa harus dari atau menjadi kader Partai Demokrat.

Hal ini dikatakan Kader Partai Demokrat yang juga Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur, Boni Jebarus alias Bonjer, saat ditemui Flores Pos di Riung, Kabupaten Ngada pada Kamis (25/6/2020).

Menurut Bonjer, sudah ada komunikasi antara politisi Partai Nasdem yang saat ini Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dengan politisi Partai Demokrat Benny K. Harman (BKH) bahwa Nasdem dan Demokrat menjadi koalisi baru yang mengusung bakal calon bupati dan wakil bupati Ngada pada Pilkada 9 Desember 2020.

Demokrat Akan Usung Kader

Dikatakannya, Partai Demokrat Kabupaten Ngada yang memiliki dua kursi di DPRD Ngada tidak akan membiarkan partainya menggantung atau tidak mengusung bakal calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada Ngada.

“Kita memiliki peluang yakni Demokrat akan berkoalisi dengan Partai Nasdem,” katanya.

Bonjer juga mengatakan bahwa Paket Gregorius Upi Dheo dan Yohanes Tay Ruba atau Paket GUD-ATR disebut-sebut akan diusung oleh Partai Demokrat.

Namun sejauh ini belum ada partai politik yang memberikan jaminan untuk berkoalisi dengan Partai Demokrat.

Menurutnya, PDIP yang dikabarkan akan memberikan dukungan kepada Paket GUD-ATR, hingga saat ini belum ada kepastian.

"Demokrat dan Nasdem lakukan komunikasi untuk mendukung Paulus Soliwoa. Soal wakil, itu harus dari Demokrat," tegasnya.

Disinggung tentang bakal calon wakil bupati Ngada untuk mendampingi Paulus Soliwoa (PS), Bonjer mengatakan, itu menjadi wewenang DPP. Keputusan DPP adalah keputusan akhir.

“Nanti akan disampaikan setelah ada komunikasi lebih lanjut,” tuturnya.

Menurut Bonjer, kalau Gregorius Upi Dheo bersedia menjadi kader Partai Demokrat, maka bisa saja menjadi pasangan PS-GUD.

Bakal Calon Petahana

Pada kesempatan yang sama, Paulus Soliwoa yang adalah Bupati Ngada saat ini mengatakan bahwa dirinya dipastikan maju lagi sebagai bakal calon bupati petahan atau incumbent pada Pilkada 9 Desember mendatang.

PS juga tidak menampik kalau dirinya sudah disebut-sebut akan berpasangan dengan politisi muda, wiraswasta, dan pengacara muda yang saat ini berdomisili di Jakarta, Gregorius Upi Dheo (GUD).

"Ya mungkin saja dengan GUD (Gregorius Upi Dheo, red). Tunggu saja akan resmi diumumkan," katanya.*