Home Sikka Satgas Covid-19 Sikka Siap Lakukan Screening Ulang 135 Penumpang KM Lambelu

Satgas Covid-19 Sikka Siap Lakukan Screening Ulang 135 Penumpang KM Lambelu

Penulis: Wall Abulat / Editor: Elton Wada

448
0
SHARE
Satgas Covid-19 Sikka Siap Lakukan Screening Ulang 135 Penumpang KM Lambelu

Keterangan Gambar : Penumpang KM Lambelu asal Doreng Nyonya Alfonsa (kiri) dan anaknya Juliani E. Klarensia memperlihatkan hasil rapid test yang dilakukan sebelum mereka berangkat dari Kalimantan dengan hasil non-reaktif kepada wartawan dan petugas BPBD Sikka di halaman Kantor Disparbud Sikka, Jumat (31/7/2020).


Maumere, Flores Pos — Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus mengemukakan bahwa Satgas Covid-19 Sikka akan melakukan screening ulang 135 penumpang KM Lambelu asal Kabupaten Sikka yang barusan tiba dari Kalimantan melalui Pelabuhan Larantuka, dan tiba di Maumere pada Jumat (31/7/2020) dini hari, meskipun mereka sudah mengantongi hasil rapid test sebelum berangkat dari Kalimantan dengan hasil non-reaktif.

“Satgas Covid-19 siap melakukan screening ulang terhadap 135 penumpang KM Lambelu dan pelaku perjalanan lainnya. Kita banyak kecolongan karena rapid yang mereka bawa,” kata Petrus Herlemus yang dihubungi Flores Pos, Jumat (31/7/2020).

Menurut Jubir Satgas Covid-19 Kabupaten Sikka ini jika saat screening ada penumpang KM Lambelu yang mengalami batuk dan pilek maka mereka itu akan dirapid.

“Yang sehat akan dipulangkan lalu dikarantina mandiri di rumah. Yang dirapid dan hasilnya reaktif harus menunggu hasil swab,” kata Petrus.

Jalani Karantina di SCC dan Disparbud Sikka

Sesuai pantauan Flores Pos, Jumat (31/7/2020), sebanyak 135 penumpang KM Lambelu asal Sikka itu menjalani karantina di Sikka Convention Centre (SCC) dan di Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Sikka di Jalan Ahmad Yani Maumere. Perempuan dan anak-anak menempati lokasi karantina di Kantor Disparbud Sikka; sementara pria dewasa menjalani karantina di SCC.

Baca juga: Pelaku Perjalanan KNP Asal Sikka Dinyatakan Negatif Covid-19 Pasca Kematiannya

Tampak beberapa petugas BPBD dan Tagana sibuk mengatur ruang untuk para penumpang ini. Salah seorang petugas BPBD Fredy Nong juga terlihat mengatur kupon untuk kelancaran mengurusi makan siang untuk ratusan para penumpang KM Lambelu ini.

Kantongi Surat Keterangan Sehat

Sejumlah penumpang KM Lambelu di antaranya Ibu Alfonsa asal Wogalirit dan anaknya Juliani E. Klarensia kepada media ini mengaku bahwa ia bersama anaknya telah mengantongi surat kesehatan di antaranya surat pemeriksaan rapid test dengan hasilnya non-raktif.

“Sebelum saya dan anak saya datang dari Kalimantan Timur, kami mengikuti rapid test dan hasilnya dinyatakan nonreaktif,” kata Ibu Alfonsa seraya memperlihatkan hasil rapid test kepada petugas di Posko BPBD Sikka di jalan Ahmad Yani.

Pengakuan serupa disampaikan Bento (21) asal Liakutu, Kecamatan Mego. Bento mengaku sebelum datang dari Kalimantan Timur, ia dan penumpang lainnya mengikuti rapid test.

“Hasil rapid test menunjukkan bahwa saya dan teman-teman lain dinyatakan nonreaktif,” kata Bento.