Home Ngada Hasil Swab 19 Orang Negatif: Ini Laporan Kadis Kesehatan Ngada

Hasil Swab 19 Orang Negatif: Ini Laporan Kadis Kesehatan Ngada

Penulis: Wim de Rozari / Editor: Elton Wada

1,425
0
SHARE
Hasil Swab 19 Orang Negatif: Ini Laporan Kadis Kesehatan Ngada

Keterangan Gambar : Kadis Kesehatan sekaligus Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Ngada, Agustinus Naru


Bajawa, Flores Pos — Kepala Dinas Kesehatan sekaligus Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Ngada Agustinus Naru kepada Flores Pos di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Ngada, Senin (24/8) mengatakan bahwa pihaknya baru saja menerima hasil swab 19 sampel dari Rumah Sakit Umum W.Z. Johanes Kupang. 

19 sampel itu dikirim pihaknya ke Kupang setelah diketahui bahwa 19 orang tersebut pernah kontak erat dengan anggota DPRD Kabupaten Ngada Petrus Ngabi (PN) yang pada Agustus 2020 ini dinyatakan positif covid-19. PN terkonfirmasi positif covid-19 saat menjalani pemerikasaan swab di RS RKZ Surabaya.

"Syukur pada Tuhan dan leluhur karena 19 orang tersebut sampelnya dinyatakan negatif. Doa kita semua sehingga apa yang kita takutkan ternyata tidak terbukti. Mereka semua negatif," kata Agustinus Naru.

Lebih lanjut, Naru pun mengungkapkan bahwa 19 sampel tersebut merupakan sampel swab yang berasal dari 5 orang anggota DPRD Kabupaten Ngada, 3 orang staf pada Sekretariat DPRD Kabupaten Ngada dan sisanya merupakan keluarga dekat PN.

Dari lima anggota DPRD Kabupaten Ngada yang diambil sampelnya, tiga di antaranya pernah bersama PN melakukan perjalanan ke Surabaya; satu kontak langsung saat kembali dari Jakarta; sedangkan satu lagi pernah bersama PN ke Jakarta sebelum PN berangkat lagi ke Surabaya.

Ada juga anggota DPRD Kabupaten Ngada yang ke Surabaya dengan PN termasuk Ketua DPRD Kabupaten Ngada Bernadinus Dhey Ngebu. Bernadus sendiri sudah mengikuti swab di RS Siloam Kupang dan hasilnya juga negatif. Selain Bernadinus yang menjalankan swab di RS Siloam Kupang ketika pulang dari Surabaya, anggota DPRD Kabupaten Ngada, Yosep Bei juga dinyatakan negatif covid 19. Anggota DPRD Kabupaten Ngada lainnya Kasmirus Pili yang diambil sampel dan menjalankan swab di Surabaya juga dinyatakan negatif.

Saat ini terdapat 4 anggota DPRD Kabupaten Ngada termasuk Ketua DPRD Bernadinus Dhey Ngebu, menjalani karantina terpusat di Turekisa. Dua orang lainnya melakukan karantina mandiri bersama 19 orang lainnya yang ditetapkan negatif covid-19. Selain itu, dijelaskan juga bahwa mereka yang melakukan karantina terpusat dan telah menjalani karantina selama 12 hari dapat kembali ke rumah. Dua hari karantina tersisa dapat dilakukan di rumah.

Baca juga: Tiga Siswi Recis Bajawa Menjuarai Lomba Cipta Puisi Covid-19

Gusti Naru juga menambahkan bahwa pihaknya berterima kasih kepada pemimpin dan anggota DPRD Kabupaten Ngada yang begitu tanggap ketika salah satu di antara mereka dinyatakan positif covid-19 di Surabaya. Anggota DPRD yang pernah kontak erat dengan pasien positif langsung mengambil sikap untuk di-rapid test sampai diambil swab. Istri dan anak juga keluarga dekat dari PN, pasien positif covid-19 juga sungguh sangat membantu petugas, dengan sadar dan ikhlas meminta untuk diambil sampel swab.

Selama pandemi covid-19 Kabupaten Ngada, katanya, telah mengirimkan 31 sampel swab dan semua dinyatakan negatif covid-19 walaupun pernah ada lima orang menunjukkan gejala reaktif saat rapid test. Namun hasil pemeriksaan swab dinyatakan negatif.

Kepada masyarakat Kabupaten Ngada, Naru mengajak, untuk terus mematuhi protokol kesehatan karena pandemi covid-19 belum berakhir. Ajakan itu akan terus disampaikan karena banyak masyarakat yang belum sadar; tidak memakai masker, berkerumun serta tidak cuci tangan. 

Kegiatan yang mengumpulkan banyak orang dan sudah mulai terjadi seperti di tempat-tempat kedukaan, pesta maupun kegiatan ibadah diharapkan tetap mematuhi apa yang telah diatur oleh Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Ngada. 

Ia pun menyampaikan aspirasinya kepada pihak TNI dan Polri yang sangat membantu dalam upaya pencegahan covid-19 di Kabupaten Ngada seperti melakukan kegiatan sweeping atas masyarakat yang tidak menggunakan masker di pasar-pasar.

"Pak Dandim Ngada terus membantu gugus tugas dan ini sungguh luar biasa. Begitu pula dari pihak kepolisian yang terus memberikan teguran bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker," katanya.

Setelah mendapatkan informasi 19 sampel swab yang dinyatakan negatif, Ketua DPRD Kabupaten Ngada Bernadinus Dhey Ngebu saat dihubungi via telepon, mengatakan bahwa dirinya dan teman-teman anggota DPRD Ngada yang diambil swab, staf setwan dan keluarga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ngada Petrus Ngabi tentunya merasa gembira dengan hasil tersebut sehingga kembali beraktivitas dengan masyarakat dan juga kembali ke tempat kerja tanpa ada lagi keraguan.

Berni Dhey sapaan akrab Ketua DPRD Kabupaten Ngada mengatakan pula bahwa dirinya walaupun telah dinyatakan negatif, tetap berinisiatif melakukan karantina terpusat yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Ngada di Turekisa. Bersama teman-temannya Yulius H.Kila, Donatus Madu, Rikardus Bhara juga tiga orang staf Setwan menjalankan karantina sesuai aturan kesehatan yang dianjurkan.

Hal yang dilakukan oleh dirinya dan teman-teman merupakan bukti bahwa mereka menjalankan hal yang penting untuk kesehatan banyak orang. Hal itu juga merupakan bentuk cinta atas masyarakat Kabupaten Ngada, keluarga, juga diri sendiri.